RSS

Arsip Bulanan: Juni 2011

Melangkahlah

Aku baru menyadari tentang suatu hal, saat suasana awal itu

Seluruh dunia mungkin tau, kalau ada sesuatu yg tersimpan dan akan terungkap

Seorang yang begitu perhatian dan bahkan menaruh harapan

untuk bisa jalan bersama menemaniku berbelanja, sekedar jalan bersama beberapa menit hanya berdua

lalu seseorang mengetahuinya dan sangat kecewa, karena perasaannya tak berbalas,

kemudian ia tegaskan lagi pada seorang yang sangat ia sukai itu bahwa aku sudah ada yang punya.

Sekarang ia mendapatkan apa yang ia upayakan, walau bagaimanapun caranya

Adikku, semoga kebahagiaan menyertaimu dan semoga engkau bisa menjaga selalu perasaanmu.

Akan aku lakukan jika itu untuk sebuah keberkahan, mengalah dan lagi-lagi mengambil langkah

menjauhi apa yang dipersengketakan, kalau hanya untuk mendapatkannya saja engkau sudah mereka sebuah cerita

terbayang oleh ku, adik…. kelak kau akan berjuang lebih berat lagi untuk mempertahankannya.

Aku belum berfikir untuk mengungkapkan bahwa sikapmu tidak berkenan tapi

aneh sekali jika saat ini engkau seolah mengharapkan dukunganku untuk kalian

kebahagian kalian adalah milik kalian, tidak perlu aku yg menyatukan langkah kalian.

Maka dewasalah adiku, jika untuk mendapatkannya engkau merekayasa sebuah cerita

silahkan lanjutkanlah ceritamu, seperti yang kamu mau

karena aku, tidak pernah ingin mengenal mu lebih dari saat itu

cukup tau itu .. dan aku akan kembali melangkah……

 

 

 
Leave a comment

Posted by pada 19 Juni 2011 in gado gado

 

Kuatkan Aku lagi ya Allah

Kuatkan hati saya lagi dengan ketabahan dan keikhlasan yang setulusnya…..

Sungguh saya sedikit terluka mengingat kisah ini berlalu

disetiap waktu, saya bingung memberikan alasan entah kenapa hal itu dulu saya lakukan

apakah karena saya telah tahu bahwa ada yang lebih menginginkanmu bersamanya

lalu tindakan tak terkendali itupun saya lakukan lagi.

saya membohongimu, seperti saya membohongi yang lainnya

disaat saya mulai menyadari jiwa mu begitu mengharapkan perhatian itu.

tapi saat ini rasa bersalah itu belum sepenuhnya pergi.

saya terpaksa mencoba melepaskan mu mengalihkan mu dan membiarkanmu bersamanya

karena saya tidak bisa melihat kamu meninggalkannya

ia yang setiap hari bercerita tentang kisahnya dengan mu

walaupun saya jadi semakin tahu, adalah saya yang masih kamu harapkan

tapi saya tidak bisa menerimamu jika ia terluka.

melepasmu adalah berharap kebahagiaan untukmu.

maafkan sudah membuatmu terluka,

sesungguhnya kebohongan saya dengan berpura-pura akan menikah

adalah agar kamu menjauh, dan tetaplah bersamanya

cukuplah saya disini berdoa agar kelak saya akan menemukan orang yang sesungguhnya

telah ada untuk saya , menunggu saya,, dan tidak disukai orang terdekat saya lagi

melpasmu adalah harapan terakhir saya mengalami hal ini sekian lama

selalu mengalah, karena merasa ragu untuk bersama.

mungkin esok akan saya perjuangkan jika memang ada yang perlu saya harapkan

dari seorang yang bisa memahami saya melebihi diri saya sendiri

kapanpun akan saya tunggu moment itu dan hanya orang itu.

terima kasih sudah membuat hidup lebih berwarna.

dan teruslah mencintai saya dengan jalan apapun

karena saya selalu menerima cinta dan sayang dari siapapun

tanpa harus membalasnya.

Salam,

untuk yang pernah melihat jembatan itu sebelum tersambung…… in case pernah ada dan pernah bersama.

 
Leave a comment

Posted by pada 6 Juni 2011 in Tak Berkategori

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.